[Hye-Kyu Diary] Untitled


Short. Full of Typo(s). Enjoy.

Dia menekan tombol-tombol di remote televisi yang tengah digenggamnya itu dengan asal. Mataku sedikit perih karena kerlap-kerlip yang ditimbulkannya itu mengganggu penglihatanku. Namun, aku tetap bisa mengendalikan emosiku dengan mengelus-elus rambut hitam pendeknya yang tebal itu. Aku tahu perasaannya pasti sangat tertekan sekarang. Aku hanya tak ingin menambah bebannya dengan meluapkan amarahku hanya karena hal sepele yang seringkali kulakukan.

“Aku tahu sekarang, mengapa kau tak mau menikah denganku”. Dia berkata begitu dengan suara parau, yang membuatku mau tak mau ikut iba melihatnya begini. Lingkaran hitam di bawah matanya mengisyaratkan beban yang sedang dipikulnya. Dan aku tak tega dia ikut tersakiti karena issue yang beredar akhir-akhir ini.

“Hmm….”, jawabku asal yang membuat bulatan hitamnya itu menatapku lamat. Dia seperti mencoba untuk menguliti apa yang sedang kurasakan saat ini. Jika biasanya aku akan menghardiknya dengan kata-kata kasar yang menusuk telinganya, kali ini aku memilih diam. Mungkin dia terkejut dengan sisi feminim-ku yang tiba-tiba muncul seperti sekarang ini.

Dia bangkit dari posisi tidurnya dan kembali meneliti wajahku. Aku terkesiap dan seketika menolehkan wajahku agar dia tak menyadari jika pipiku berubah warna. “Wae?”, tanyaku singkat dengan suara bergetar. Sial. Dia pasti tau jika aku sedang gugup sekarang.

Beberapa detik kemudian, tawa lepasnya menguap. Aku otomatis meluruskan kembali pandanganku untuk mengabadikan dengan indera-ku saat-saat moment langka itu muncul. Astaga, apakah ada seorang laki-laki yang terlihat menawan sekaligus menggemaskan ketika tertawa seperti dirinya?

Tanpa aba-aba, dia menarikku ke pelukannya. Tawanya yang indah itu mulai menghilang ketika dia menghirup nafasnya dalam-dalam. Aku mengelus punggungnya lembut, ketika aku mendengar isakan halusnya di sela-sela leherku.

“Aku takut….Apakah semuanya akan kembali seperti dulu? Akankah kami dapat bertahan dalam situasi ini? Kau benar. Aku belum siap kehilangan pekerjaanku, penggemarku, apalagi kakak-kakak lelakiku yang selalu mengiringiku sejak masa remajaku. Aku tak sanggup jika ini semua berakhir, Hye Hoon~ah. Aku menyayanginya, aku tahu dia melakukan hal itu untuk mendapat kebahagiaannya. Tapi….”

“Ssstt…Kau harus percaya jika semua akan baik-baik saja. Kalian pernah mengalami cobaan yang lebih berat dari ini, bukan? Masih banyak orang yang mendukung kalian. Kau harus percaya itu”.

Kyuhyun melepaskan pelukannya, lalu tangannya bergerak menggenggam tanganku erat. Aku tersenyum simpul melihat tangan kami yang bertaut. Dia pun mengelus pipiku dengan sentuhan lembut yang membuatku merasa sangat dicintai.

“Aku tak bisa menjanjikan pernikahan beberapa tahun ke depan. Akankah kau masih mau menungguku, walaupun aku bukan seorang idola yang digilai penggemarnya, bukan seorang penyanyi yang ditunggu-tunggu karena suara emasnya. Tapi hanya sebagai seorang Cho Kyuhyun yang seorang lelaki yang sangat tampan dengan bentuk tubuhnya yang menawan. Apakah saat itu terjadi kau masih mau denganku?”

Tanpa kusadari, bibirku pun tertarik membentuk sebuah senyuman. Yaampun, mengapa Kyuhyun yang sedang mellow itu sangat romantis, sih? Kata-katanya benar-benar manis sampai membuat lidahku kelu. Aku hanya menganggukkan kepalaku sekali lalu bibirnya dengan tak sabar menekan bibirku.

Baiklah, sepertinya Cho Kyuhyun sudah kembali. Setidaknya aku tak perlu khawatir lagi melihatnya murung akhir-akhir ini.

-kkeut-

57 thoughts on “[Hye-Kyu Diary] Untitled

  1. Aneh..
    1kata yg hinggap di otak aq pas baca ini, mereka akur itu sebuah kejadian yg langka..

    Biasa juga adu otot-_-“

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s