Second Wife (Between Love and Guilty) (Teaser)


Cast : Choi Hye Hoon, Cho Kyuhyun, Lee Donghae, Ahn Cheonsa

Genre: sad (as always), romantic

Masuk ke rumah itu…..atau tidak?

Tiga puluh menit berlalu, dan lelaki itu masih berkutat dengan pikirannya tentang pintu kokoh yang terletak di hadapannya itu. Dia berjalan mondar-mandir tak tentu arah, dengan kakinya yang dihentak-hentakkan ke lantai untuk menyuarakan rasa frustasinya. Untung saja matahari baru muncul malu-malu, kalau tidak, dia pasti akan menjadi topik menarik dari pejalan kaki yang berlalu-lalang di sekitar komplek.

Akhirnya, dia mulai menyingkirkan kegelisahannya setelah beberapa lama bercakap dengan mata batinnya sendiri. Tangannya yang gemetar meraih bel yang sedari tadi ditatapnya penuh minat itu sekali, kemudian kembali menjauhkan sentuhannya dari tombol itu dengan meletakkan tangannya yang berulah tadi di samping tubuhnya.

Pintu itu pun terbuka.

Jantungnya melompat kencang, mengantisipasi sosok yang akan ditemuinya. Namun, seseorang lain muncul sehingga setidaknya beberapa detik ini namja itu bisa bernafas lega.

“Kyuhyun~ah…”, sebut wanita berusia paruh baya itu dengan ekspresi kaget yang kentara.

Tentu saja Ahjumma yang dikenalnya akrab itu terkejut melihat dirinya kembali hadir di depan rumah megah ini. Pasalnya, setahun terakhir dia tak pernah berani melewati pagar rumah itu untuk sekedar menyapa penghuninya. Hanya berani mengamati figur yang kini akan ditemuinya itu dibalik kaca mobilnya yang hitam, hanya sekedar memastikan gadis itu baik-baik saja.

Imo, siapa yang datang pagi-pagi begini? Jika dia seorang penguntit gila yang ingin membeberkan privasi-ku, cepat usir di…..a”

Suara bening yang datang tiba-tiba itu seketika melemah ketika melihat sosok Kyuhyun yang berdiri tegap di balik pintu depan rumah gadis yang baru saja menyelesaikan kegiatan rutin pagi harinya. Seketika gadis cantik yang sedang mengeringkan rambutnya yang basah itu kehilangan fokus dengan membiarkan handuknya terjuntai ke lantai. Mata yeoja itu meredup. Kakinya bahkan hanya bisa berdiri lemas di ujung tangga, tak mampu untuk sekedar berbalik atau malah menghampiri seseorang yang tak pernah muncul dihadapannya setelah membuat hatinya hancur lebur itu.

Lee Ahjumma yang mengerti akan situasinya, segera menghindar dari tempatnya berada. Walaupun sebenarnya hatinya merasa berat ketika mengetahui bahwa Nona-nya bertemu lagi dengan lelaki yang telah membuat hidup gadis itu hancur setahun belakangan ini kembali muncul, yang tentu akan merasa gadis yang dianggapnya sebagai anak kandungnya sendiri ini merasa semakin tersiksa karenanya.

Sepeninggal Nyonya Lee, organ-organ vital kedua orang itu bereaksi semakin parah. Alat penting di tubuh mereka untuk sesaat tak berfungsi sebagaimana mestinya, karena luapan perasaan yang masih terpendam rapi itu sekejap muncul begitu saja, sebelum mereka bahkan bisa menemukan penangkalnya.

Kyuhyun memajukan langkahnya, melewati batas garis antara ruang luar dengan rumah yang seperti tempat kedua baginya. Dulu. Di waktu dimana dia masih berada di samping Hye Hoon-nya, mendengar tawanya, menatap matanya yang jernih dengan cintanya yang berlebih, melindungi gadis itu dari ketakutan-ketakutan yang seringkali menyergapnya, dan membiarkan gadisnya berlindung di balik punggungnya ketika sesuatu menimpa gadis itu.

Dia bahkan masih mengingat bagaimana kebahagiaan yang sempat dirasakan mereka dulu, sebelum dia meninggalkan Hye Hoon-nya.

***

Hye Hoon tetap tak bergeming saat Kyuhyun mendekatinya dengan ketukan pelan, seakan membiarkan dirinya untuk pergi, kapanpun dia mau. Namun, harapannya akan mempertahankan hubungannya dengan lelaki itu masih kuat, meskipun dia tahu hal itu sangat gila mengingat Kyuhyun yang telah terikat.

Salah. Mungkin pikirannya tidak benar jika dia menginginkan lelaki itu kembali padanya. Sudah cukup setahun berlalu dengan semua penderitaan dan penyesalannya karena telah menyerahkan seluruh hatinya kepada Kyuhyun. Dia, membenci pria itu. Pria yang pernah meninggalkannya tanpa kata, bahkan kabar Kyuhyun terakhir dari pun terdengar setelah dia mengirimkannya surat undangan pernikahannya ke depan rumah gadis itu.

Hye Hoon tak pernah tahu hidupnya akan seburuk ini.

Melupakan cintanya pada lelaki itu, walau dirasa Hye Hoon sangat sulit, telah coba dilakukannya. Akan tetapi, Kyuhyun dengan kurang ajarnya menampakkan batang hidungnya di depan gadis itu, yang membuatnya bisa menata kembali serpihan-serpihan cinta yang coba diretakkannya itu menjadi utuh seperti sedia kala.

Bodoh? Ya. Hye Hoon memang bodoh. Mana ada wanita yang masih mencintai mantan tunangannya yang bahkan meninggalkannya demi wanita lain?

Plak

Tangan Hye Hoon bereaksi lebih cepat dari hatinya yang memintanya untuk merengek kepada Kyuhyun untuk kembali padanya. Inilah yang harus dilakukan untuk membalas kelakuan setiap lelaki brengsek, bukan?

Kyuhyun meraba pipinya yang merah, walaupun tamparan keras itu untungnya tak berakibat apapun pada tubuhnya yang mati rasa. Justru, bukan tangan itu yang berhasil merobek hatinya, tapi mata itu. Mata coklat gelap milik gadis itu mengungkapkan segalanya. Bulatan bening yang biasanya memancarkan kesedihan apabila Hye Hoon bercerita tentang neneknya yang telah tiada. Begitu membuat orang lain terhanyut seakan merasakan penderitaan yang dialami gadis itu. Membuat Kyuhyun seolah tak bisa melakukan apapun ketika tatapan sendu itu diterimanya.

Mianhae…..Maafkan aku karena pernah menyakitimu. Aku tahu aku tak pantas dimaafkan, karena aku bahkan berniat menyakitimu dengan cara yang berbeda”, ungkap Kyuhyun dengan nadanya yang terdengar putus asa.

Hye Hoon menoleh cepat mendengar pengakuan lelaki yang masih menempati tempat istimewa di hatinya itu. “Apa maksudmu?”, tanyanya buru-buru.

“ Istriku. Dia menginginkan seorang anak. Tapi, dia tak bisa mengandungnya sendiri karena kondisinya yang lemah. Sudah berkali-kali dia menolak ajakanku untuk mengadopsi sebuah anak dari panti asuhan. Dia tak mau melakukannya, karena dia ingin anak itu berasal dari darah dagingku”.

Setetes air mata lolos dari mata coklat gadis itu. Hye Hoon, yang mati-matian menahan perih yang menyerbu hatinya tanpa ampun dapat goyah hanya karena mendengar sebutan yang ditujukan Kyuhyun pada wanita jalang yang merebut lelaki yang dicintainya itu. Apalagi dengan kalimat-kalimat selanjutnya, yang menggambarkan bahwa Kyuhyun sangat mementingkan kebahagiaan istrinya dibanding apapun, yang tak pernah dirasakan Hye Hoon ketika mereka bersama dulu.

Tentu saja, Kyuhyun sangat mencintai wanita itu, melebihi cintanya pada Hye Hoon, sehingga dia lebih memilih menikahi wanita yang baru saja singgah di hatinya, daripada memilih Hye Hoon yang berstatus sebagai tunangannya.

Tanpa diduga, Kyuhyun pun melemparkan tubuhnya ke lantai, berpijak di atas lantai marmer itu dengan bertumpu pada kedua lututnya. Mata Hye Hoon terbelalak lebar melihat Kyuhyun yang terlihat begitu tak berdaya di matanya.

“ Kumohon, menikahlah denganku”.

Inikah proses lamaran yang selama ini Hye Hoon idamkan? Lelaki yang dicintainya, berlutut di hadapannya dengan melontarkan kata-kata yang diharapkannya kemudian keduanya terlibat dalam sebuah ciuman hangat karena perasaan senang yang membuncah. Tapi itu hanya khayalannya saja. Lelaki ini melamar Hye Hoon bukan untuk menikahinya karena cinta, tapi menikahinya karena ingin sesuatu darinya.

Senyum sinis tersungging di bibir Hye Hoon, berbanding terbalik dengan matanya yang berkabut karena cairan yang menghalangi pemandangannya. Dia menatap lelaki yang masih dalam posisi sebelumnya itu tajam, mengeluarkan sisi lain yang tak pernah ditunjukkannya pada siapapun.

“ Jadi, kau kesini hanya untuk memintaku menjadi istri keduamu, yang memberikan seorang anak lalu menendangku keluar setelahnya, begitu? Jika itu maumu, kau bisa mencari wanita lain. Aku terlalu terhormat untuk menjadi wanita yang memberikan rahimku untuk pasangan suami-istri yang picik seperti kalian. Sekarang, kuharap kau segera keluar dari rumah ini, dan jangan kembali karena pintu rumah ini tertutup untuk lelaki bejat sepertimu”

Kyuhyun bangkit dari posisinya tadi, dengan bola matanya yang menatap gadis itu penuh harap. Hye Hoon mengalihkan pandangan, tak mau terbujuk rayu lelaki yang bahkan kembali menaruh garam di atas luka terdahulunya yang belum sepenuhnya sembuh.

Setelah pintu tertutup, tubuh gadis itu merosot ke lantai. Tangannya memegang erat kaki tangga yang seakan menjadi sandarannya saat ini. Tangisannya mulai muncul, isak tangisnya terdengar sangat memilukan, menandakan jika kesakitannya itu bahkan terlalu parah untuk bisa disembuhkan dalam waktu yang cepat.

Teganya kau, Cho Kyuhyun.

***

iyaaa kyuhyun memang tega sekali bikin hyehoon menderita disini:(

sekedar informasi, cheonsa juga nama korea aku loh diambil dari tanggal lahir aku, 1004 (gaada yang nanya)

as always, cinta segiempat dan sad kesukaannya aku. Ini sebenernya pernah aku mau bikin yang cast-nya donghae itu, tp kayaknya lee donghae tak pantas untuk membuat hyehoon menderita kkk

sempet google gitu ada juga yang judulnya sama. yang pernah baca, boleh comment sejauh ini apa ceritanya sama? jika sama, aku gak akan lanjutin project ini…

for those who asking about Losing You part ending, don’t worry. I’m still working on it. tapi mungkin waktunya agak lama karena aku lagi belum dikasih wangsit(?)

 And for BTH, sedikit tersendat dan usahain bikin….mau usahain jadi author aktif sebelum kesibukan menunggu…

175 thoughts on “Second Wife (Between Love and Guilty) (Teaser)

  1. Teganya, harusnya kyuhyun gak gitu ya? Ini serasa tuh kayak sampah udah dibuang terus dicari lagi. Pdhlkan ya yg dibuang ini dulu menjadi suatu yg penting buat dia. Haduh kyu, tolong jgn bikin sakit hati anak orang ye

  2. Liat judulnya udah berasa hurtnya duhhh 😢😢😢… Bener dugaan tapi nggak nyangka si kyuhyun bisa setega ini, gila…. tapi ngomong-ngomong ini bukan sequel ya???
    T.T itu kok ceritanya langsung gini, maksudnya nggak ada cerita sebelum kyuhyun sama hye hoon pisah?? Ini langsung nyesss aja pas tau mereka itu sempet tunangan trz kyuhyun main ninggalin hye hoon gitu aja, lagi… dia tiba-tiba balik trz minta hye hoon buat jadi istri keduanya? Gile lu bang 😣😣😣😭😭😭😭 …
    Baru teasernya aja udah begini gue 😢😢😢, keren thor ini tapi ya ampun, komentar gue paling panjang ye kalo dipikir pikir 😂😂😂😂😂 .. Banyakan ngomelnya gue 😂😂😂😂

  3. Hai.. aq reader baru disini. Salam kenal.. ijin baca ff kamu ya.. baru baca prolognya ja sdh terpesona baca ff ini. Baca next part dulu deh.. nanti komen lg. Ditunggu next ffnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s